DaY 6y d@Y w!T4 yOu…


Ternyata,Dunia penuh warna…
April 16, 2009, 5:47 pm
Diarsipkan di bawah: think about...

Hm,blog ini nyaris ga keurus yah? Hihi,maklum sekarang udah agak susah untuk berdiam lama di depan kompi. Dan sekalinya sempat,biasanya aku manfaatin untuk baca-baca email and ngintip kabar teman-teman di fesbuk. Itupun sering kebablasan deh,sampe pernah lagi masak….eh,gosong! Hati-hati, itu salah satu efek samping fesbuk yang layak di waspadai :P

Aku mau bercerita tentang… siapa lagi kalo bukan cahaya mataku Daffa Karimmayuvi. Alhamdulillah, Daffa sudah semakin ngonek *minjem istilah internet*. Dia memang maniak bola. Biasanya sudah tidak kukabulkan kalo dia merengek minta bola. Sudah kebanyakan di rumah! Sampe ku tumpuk di kardus yang luamyan besar aja penuh. Tapi yang ini…aku kabulkan. Kenapa? Bolanya cakep? Bukan….bagiku sih semua bola sama aja, bulet! Hihihi…Daffa aja yang mupeng tiap kali liat bola, padahal di rumah sudah ada dengan warna,ukuran dan corak yang sama. Aku beli bola ini mengingat dan menimbang Daffa sudah mulai ada perhatian untuk melabel benda. Bolanya kecil-kecil, aneka warna. Tidak bercorak.Polos. Cocok dengan misiku ingin mengajarjan Daffa warna. Yah,…bismillah aja….Walau dulu pernah di coba dan dia cuek saja,hanya tertarik dengan bolanya tanpa peduli warnanya, tak apalah ….di coba lagi saja. Mudah-mudahan mudeng ,

belajar-warna2

Dan, ALhamdulillah….Karena barangkali memang sudah waktunya,Daffa enjoy saja kuajak bermain warna dengan media bola. Prinsip pertama adalah MENYAMAKAN dulu. Jadi, karena ada 5 macam warna,kusediakan pula 5 wadah untuk warna merah,pink, hijau,biru dan kuning. Kutunjukkan cara mainnya. “Samakan merah dengan merah” Sambil di contohkan tentu saja. Daffa mengikuti,juga untuk warna lain. Ketika dia telah berhasil untuk mengelompokkan bola dalam warna yang sama, baru lanjut deh ketahap IDENTIFIKASI. “Daffa,ambil biru” Lagi-lagi di cintohkan dulu sambil tetap menjaga kontak mata dan pengucapan yang jelas. Tidak langsung bisa, kadang masih asal comot. Tapi itu bisa juga jadi media, missal dengan mengatakan,”Bukan hijau. Ambil BIRU” Alhamdulillah,beberapa kali dia mulai bisa.

Tahap selanjutnya mulai ke LABELING. “Daffa,warna apa ini?” Kalau dia tau dia akan langsung jawab. Mela untuk Merah. Hilu untuk Biru. Edo untuk Hijau. Uni untuk Kuning, Pi untuk Pink, Tidak selalu tepat juga sih…Kalau dia kumat bengongnya, atau ada yang lain yang lebih menarik perhatiannya,dia akan asal jawab saja. It’s OK, tinggal di koreksi saja pelan-pelan…

Pemahaman terhadap warna ini,sepertinya bagi Daffa merupakan hal yang luar biasa. Dunia tampak penuh warna baginya. Ketika mengajak dia berjalan-jalan, dia mulai mengenal dunia di sekitar dia. “Ma,Undi hitam” Ada mobil warna hitam yang melintas. “Haju Mela” Daffa memakai baju merah. “Awu Edo” Daun warnanya hijau. “Mama Utih” Bukan mamanya yang putih hehehe, tapi Mama make jilbab putih :D

Subhanallah…

Fabiayyi alaa irabbikuma tukazzibaan….

Maka ni’mat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan? (Arrahman:13)


& Komentar sejauh ini
Tinggalkan komentar

congrats buat daffa dan Subhanallah buat telaten mamanya..keep going ya de…u are doing great!!!

Komentar oleh nova, bundakay

Thank you mba Ova :) Salam untuk Kenny juga :)

Komentar oleh madaff

Great job, Uni…
Kalo Aslam sekarang lagi ngebet pengen sekolah. Dia suka cerita, kalo nanti sekolah ada Bu Guru, ada temen-temen, ada mainan…Tadi barusan aku ambil formulir pendaftarannya. Cari yg paling deket aja, biar aku gampang antar jemputnya

Komentar oleh nurulnoer

Alhamdulillah Aslam udah pingin sekolah….Mudah2an semakin pintar dan banyak temannya….Masuk kapan? July ya Rul?

Komentar oleh madaff

Rambut Daffa sama dengan Zaza, kriwil-kriwil.

Komentar oleh ichsan

Hihihi,kriwil lucu lagiiii…Kalo dipangkas ga takut jelek, orang kriwil ini! :D Salam buat Zaza dan Syafiq ya San…

Komentar oleh madaff

Subhanallah. Alhamdulillah. Fakhri senangnya dengan huruf abjad. Dia sudah bisa menyusun kata-kata dengan huruf-huruf mainannya itu. Kalau lagi bosan dia menyusun hurufnya berdasarkan warna, tidak membentuk kata. Tapi masih belum mau menirukan kalau kita sebutin warnanya. Ya bertahaplah. Ya kan? Memang harus sabar dan telaten. Juga menjaga dietnya jangan sampai bocor. Untunglah rumah jauh dari warung. Dan kalau diajak ke supermarket atau minimarket, dia lebih tertarik sama botol2 kasmetik dan sampo daripada makanan.

Komentar oleh Bunda Fakhri

Betul Mia, setiap anak punya talenta masing-masing…..tugas kita untuk mengggali dan mengarahkannya….Alhamdulillah, Daffa dietnya sudah tidak ketat lagi,sejak di terapi dengan Bioresonansi…Jadi, sudah tidak terlalu khawatir dengan nutrisinya. Tetap semangat ya Mia! Fakhri pasti cepat pintar…Amin.

Komentar oleh madaff

Subhanallah,….. semangat uni itu yang bikin daffa seperti itu,…… aku salut ama uni,…. tetap sabar dan ikhlas ya uni,… salamuntuk ponakanku

Komentar oleh avartara

Amin..da Helfi….Sabar dan ikhlas….Mudah2an selalu di kuatkan oleh Allah SWT…Acie Om, kata Daffa :)

Komentar oleh madaff




Tinggalkan komentar
Baris dan paragraf terpisah secara otomatis, alamat email tidak akan ditampilkan, kode HTML diperbolehkan: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>