Diarsipkan di bawah: sensori integrasi | Tag: sensori integrasi, vestibular, renang
Tumben nih dalam semalam nulis double hehehe….
Pengen pamer lagi nih
,Daffa sekarang aktivitasnya udah nambah lho. Ya sekolah dari hari Senin sampe Jumat, Terapi wicara tiap Senin, Terapi Sensori Integrasi tiap Selasa,dan Terapi Okupasi tiap Kamis. Sibuk banget? Ah ga kok…..Terapi cuma satu jam-an,pa lagi anaknya hepi hepi aja. Doi justru jadi ga jelas karena energinya ga tersalurkan. Dan, sudah dua kali ini dia ikut les berenang…
Emang penting gitu?
Salah satu makanan pokok Sensory Integrasi kan memang berenang. Lainnya adallah hiking dan berkuda. Berenang ini malah dosisnya harus lebih banyak dari yang lainnya, karena efeknya yang bagus untuk SI. Keseimbangan, kontrol tubuh,latihan pernapasan, awareness lingkungan,dan lain-lain. Berhubung Daffa udah semakin bagus,udah semakin bisa kontrol tubuh kalo lagi jalan di kolam setinggi dadanya dia, dosisnya di tingkatkan dong….Jadilah dia di les kan berenang, supaya lebih terarah gerakannya, dan yang ga kalah penting: untuk mengajarkan dia peraturan. Lah iya, renang kan ada tata caranya,tul ga?
Sempat ragu sebenarnya,apakah Daffa mau? Masalahnya dia selalu menolak kalau ku ajak ke kolam yang dalam meski pakai pelampung. Dia lebih suka lompat-lompat di kolam dangkal,lebih pede dia di situ. Jadi sempat terheran-heran saja, ketika dia ternyata cukup kooperatif dengan instrukturnya,padahal baru pertemuan pertama. Dia tahan satu jam di kolam yang dalam, tanpa memcoba kabur ke kolam yang dangkal. Tanpa pelampungnya, dia bolak-balik bersama instrukturnya,latihan mengayuh kaki dulu…
Pertemuan kedua, dimana sempat bolos dua kali pertemuan karena Daffa sakit, Daffa sudah mulai bisa meniup di dalam air. Aku malah baru tau kalau nyelam harus niup,biar ga ketelan kali yah…Dan Daffa paling suka ini karena hasilnya ada gelembung bermunculan di permukaan air. Dan di ujung pertemuan, Daffa mulai diajarkan meluncur. Daffa di suruh duduk di pinggir kolam, meuruskan lengan kedepan dan masuk ke air menggapai instruktur, Ada beberapa detik dia dibiarkan “tenggelam” kemudian di tarik ke permukaan. Dan Daffa tidak takut, dia malah ketagihan
Alhamdulillah.
& Komentar sejauh ini
Tinggalkan komentar
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>





assalamualaikum mama daffa..
Komentar oleh Prinka Agustus 31, 2009 @ 8:38 pmanak saya, dipa, 2 tahun 4 bulan di diagnosa PDD-NOS sekitar 3 bulan yang lalu,
pengen banyak nanya-nanya sama mama daffa karena keliatannya kemampuan daffa sudah banyak ya..
boleh minta email atau yahoo messengernya kalau tidak keberatan?
Terimakasih banyak..
halo mama daffa,
lagi liat2 gk sengaja ketemu blognya, ternyata anaknya uda sony
dulu sering dengar ceritanya daffa di kantor sebagai sesama ortu anak SN hehehe….. jadi pengen ajak Raffi swimming course juga, tapi belum ketemu di cinere. salam ya buat daffa
Komentar oleh sinta September 15, 2009 @ 7:47 am