Kelas Prenatal tentang Waterbirth and Senam Hamil di RS.Bunda Margonda

Panjang banget yak judulnya hihi, kaya mo nulis artikel aja :P

Sesuai dengan judulnya, hari ini akhirnya melangkahkan kaki juga nih untuk berangkat senam hamil. Awalnya males karena hari Sabtu, palagi hubby baru pulang dinas luar, eh dah di tinggal-tinggal. Tapi karena lagi ada kelas prenatal tuh, temanya waterbirth pula, sok dah gabuuuung…

Katanya sih mulai jam 8 pagi , tapi molor 20 menit. Ruangan kelasnya di lantai 4, pas aku datang ternyata udah lumayan banyak yang hadir, bahkan beberapa di temani suami pula. Langsung ku sms Uda,” Da, pada datang tuh suaminya…” Ngegodain aja sih, ntar Daffa gimana? Lagian lagi ada tukang yang lagi kerja di kamar Daffa.

Sedikit tentang waterbirth nih…

Waterbirth merupakan proses mengeluarkan hasil konsepsi dari dalam rahim ke dunia luar melalui vagina dan di lakukan di dalam air. Beberapa syarat harus di penuhi ketika melakukan persalinan di dalam air, yaitu:

  1. Syarat persalinan pervaginam (normal) terpenuhi
  2. Tidak hamil dengan kondisi bayi sungsang
  3. Tidak hamil kembar janin prematur
  4. Tidak hamil dalam risiko plasenta previa
  5. Ibu tidak memiliki penyakit kulit
  6. Ibu tidak memiliki tekanan darah tinggi (preeklamsia)

Sang ibu umumnya masuk ke dalam air pada saat mulut rahim sudah pembukaan 6 cm sampai dengan lengkap.

Manfaat Melahirkan di air:

  1. Menambah tenaga
  2. Sirkulasi darah di rahim lebih baik, akibatnya mengurangi rasa sakit hingga 30%
  3. Kontraksi rahim lebih baik, sehingga oksigenasi ke janin menjadi lebih baik pula
  4. Meminimalkan robekan alat genital (perineum)
  5. Mengurangi tindakan dengan episiotomi (menggunting perineum saat janin akan lahir)
  6. Lebih rileks dan nyaman
  7. Mengurangi stress yang berhubungan dengan hormon
  8. Tubuh dapat mengeluarkan endorphin yang bermanfaat menghambat rasa sakit

Sumber : dari leaflet ttg waterbirth rs bunda margonda. Makalah hari ini belum dapat, mau di kirim via email.

RSU Bunda Margonda menyediakan fasilitas water birth dengan bathtub yang dirancang khusus untuk melahirkan dalam air dengan pompa pengatur agar air tetap bersirkulasi, water heater untuk menjaga air tetap hangat, serta termometer untuk mengukur suhu. Bathtub yang sudah disterilisasi kemudian diisi air yang suhunya disesuaikan dengan suhu tubuh, yaitu sekitar 36-37°C. Ruangan diberikan aromatherapy agar sang calon ibu relax dan dipasang lagu klasik pilihan yang menenangkan.

Tips Melahirkan dengan Waterbirth

  • Keinginan dan keyakinan akan proses kelahiran di air.
  • Rutin mengikuti senam / yoga hamil saat kehamilan, untuk pernapasan dan kelenturan lubang vagina yang memudahkan kelahiran si bayi.
  • Mempersiapkan CD musik yang digemari, agar dapat diputar selama persalinan.

Tadi juga ada video yang sedang waterbirth, wuihhh…si bayi masih bisa berenang ternyata setelah beberapa saat keluar dari rahim ibunya. Bener-bener menakjubkan… Tapi aku lebih tertarik pada proses IMD yang di laksanakan setelah bayi lahir. Aku tadi sempat nanyain, alhamdulillah dapat jawaban yang memuaskan tentang IMD di RS Bunda. Kata bidannya, IMD emang udah di terapkan di sana, termasuk untuk yang lahir dengan cara waterbirth. Mudah-mudahan nanti pas lahir Baby K, bisa normal ya De’… bisa IMD, dan berlanjut dengan sukses ASI Xklusif. Amin….

Abis itu kita senam deh… Ruangannya luas juga, AC nya dingin euy…Hari ini banyak yang datang, sampe 16 orang ibu hamil. Jadinya di bagi dua sesi deh…Alhamdulillah dapat sesi pertama, kalo ga’ , bisa bengong satu jam deh… Senamnya seperti yang aku lihat di VCD Senam hamil. Instrukturnya masih muda, tapi bagus kok cara ngajarnya. Aku paling susah pas posisi mengedan tuh, huuuhh nafasku pendek-pendek nih…Mesti banyak latihan pernapasan, biar kuat nanti pas partus. Mana kaki emang mulai berat, nyeri deh kalo si kaki kiri jadi tumpuan…

Mudah-mudahan dalam minggu-minggu ke depan ga tambah parah ya… Eh, iya, ibu-ibu yang lain yang liat aku, rata-rata pada ngirain aku udah bulannya lahiran, padahal Insyaallah masih dua bulan lagi, gede sih, hehe.

TAMBAHAN nih setelah brosing2 hilir mudik ttg Water Birth

Dari hasil diskusi di milis sehat, ngacu pada situs ini:

Water Birth,A Near-Drowning Experience

Can delivery in water cause serious adverse outcomes? Undoubtedly, the answer is “yes.” There are several reports of death attributable to drowning resulting from poorly managed water births1 and 1 death, involving 2 experienced midwives, in which asphyxiation and water-logged lungs made resuscitation of the infant difficult.2 The latter case led to the cessation of water births in Sweden. In their report of 4 infants with water aspiration that appears in this issue of Pediatrics, Nguyen et al3 provide additional evidence that water birth does cause adverse outcomes. Their argument for causality rests on the demonstration of radiograph appearances of gross pulmonary edema and, in 1 infant, hyponatraemia.

Underwater Births

The safety and efficacy of underwater birth for the newborn has not been established. There is no convincing evidence of benefit to the neonate but some concern for serious harm. Therefore, underwater birth should be considered an experimental procedure that should not be performed except within the context of an appropriately designed RCT after informed parental consent.

Water Births: A Naked Emperor

Water births currently provide no apparent benefit in childbirth. The practice is based on misrepresentations of neonatal physiology and unsupported claims of safety and efficacy. This birthing method fulfils no need for the infant, is of dubious benefit to the mother, is associated with significant, avoidable risks of morbidity and mortality, and currently is unable to pass the risk-benefit test. The continued push for water births in the absence of sound data to support claims undermines the credibility of the obstetric profession as it justifiably seeks to mitigate the necessary medicalization of childbirth. Water births should not be considered an acceptable standard of care until rigorous evaluation is pursued. Until that time, water births remain a naked emperor, whose nakedness must be challenged despite a culture of active ignoring that threatens to harm our patients and our profession.

Kalo yang bahasa Indonesianya ada yang bahas nih, meski ga banyak…

Baca :http://www.childhealthnet.com/index.php?mod=group_thread&code=view&id=6803&cps=4

So,….

1. Tidak pernah terbukti bahwa water birth berhasil menghilangkan rasa sakit. Lebih ke arah sugesti

2. Water birth terkait risiko morbiditas dan mortalitas buat bayi

3. Water birth di negara maju dilarang dikerjakan di kehidupan sehari2 Hanya boleh dikerjakan di institusi pendidikan kedokteran dalam setting: penelitian Dengan catatan … ibu diberi tahu secara jujur apa saja risikonya

(Bunda Wati, founder milis sehat )

10 responses

  1. semoga lancar ya de semua prosesnya…dulu juga kepengen waterbirth sih…di RSIA Yadika..tp berhubung kejauhan..ta pindah ke RSIA Buah Hati Ciputat..dg dokter yg sama..disana gak ada waterbirth :(

  2. Hae mbak, mau tanya.. dokter SPog yg di RS Bunda Margonda dengan siapa y?
    aq selama ini priksa di RSPP, tp untuk lahiran nyari yg deket rumah aja :) ini lagi cari referensi dokter.
    untuk klinik laktasi udah ikutan juga kah/

    thanks infonya :)

    • Saya sama dr. tofan widya Utami (cewe ), insyaallah cocok, dokternya komunikatif, detil, dan easy going aja kesannya… Insyaallah nanti usia kehamilan 36 minggu, mau konsul laktasi ke RS Carolus aja yg paling bagus….Hamil berapa weeks nih mba Adisha?

  3. aq udah 30 minggu mbak :). selama ini konsul selalu dgn dokter cowok, boleh deh ntar aq coba k dokter Tofan widya utami , moga-moga cocok juga. yg penting dokternya bisa jelasin scr detail tanpa aq banyak nanya, soalnya kehamilan pertama kadang bingung apa yg mo ditanyain, hehehe..
    ohh klo konsul laktasi paling bagus d RS Carolus ya? ntar sharing lg y mbak pengalamannya. btw konsul laktasi baiknya mulai bln brp ya? bukannya pijat payudara dimuali dari usia 7 bulan?

    • Sejauh ini sih dr. Tofan bawaannya sih ceria dan suka ngobrol, tapi mungkin lebih baik disiapin pertanyaan juga biar puas konsulnya :) Soal perawatan payudara,kayanya bukan dari usia kandungan 7 bulan karena khawatir merangsang keluarnya oksitosin yg bikin kontraksi. Udah pernah nanyain ke carolus, mereka bilangnya konsul laktasi sesusah 32 w… insyaallah nanti ku share ya mba adis, soalnya anak pertama breasfeeding nya menyedihkan hiks…ASI nya dikittt, malah akhirnya kering. Hiks. Pengen sukses ASIX nya.amin…begitu juga mba Adis yah…:)

  4. Bunda Daffa…hehehehe ngikut Daffa nih ;) bole di copas gak postingan mengenai waterbirth-nya ? kebetulan ada yg request nih..tp ta blom sempat guggling ;) trus pengen tau juga nih hasil dr klinik laktasinya…boleh kah ?

    • Bowleeehhh bundran hehe…. daku juga lagi nyari lebih detil ttg waterbirth nih, kalo ga salah AAP ga nganjurin, ntar ku tambahin link nya yah… Insyaallah kalo udah 36 minggu mo ke klinik laktasi carolus :) tengkyu dah mampir yah Bund… blog dirimu masih di kunci nih buat komeng2 nya?

  5. ni ade .. lagi browsing malah nyampe sini hehe .. sampik juo dunia maya ko nak.
    thx yo sharing waterbirth nyo .. tertarik tp ga tau nih lahiran ntar gmn. Wish me luck ^_^. Btw tuk daftar konsul laktasi di RS.Carolus baa ni ade ?

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s