DaY 6y d@Y w!T4 yOu…


Hiking ke Gunung Pancar, Sentul
Desember 31, 2008, 10:53 am
Diarsipkan di bawah: sensori integrasi | Tag: , , , , , ,

Jujur ajah, ini postingan yang tertunda… sayang bila di lewatkan.
Setelah 4 minggu berturut-turut hiking di perkebunan teh gunung mas, akhirnya kita bosan juga.Padahal setiap kali ke sana pasti dengan rute yang berbeda.Sesuai dengan yang di rekomendasikan oleh AyoMain akhirnya kita jalan deh ke Gunung Pancar,Sentul.

Ternyata di sini lebih OK! Medannya lebih seru. Tanjakan dan turunanannya menantang…Kita ke sini ga cuma bertiga, tapi ada tante,om dan anaknya Yudhis,yang SN juga.Semakin rame semakin asyik!
sarapan di atas batu
Karena belum pada sarapan,(dan memang di sengaja), kita cari deh tuh lokasi yang enak untuk makan.Jalan sebentar…..eh,nemu batu yang guedeee banget! Hm,kayanya bisa buat “meja makan” kita deh…Kita panjat, dan cari posisi yang enak tuk ngeganjel perut. Nikmaaatt…makan di tengah hutan pinus, nongkrong di atas batu. Subhanallah….

Abis makan,lanjut lagi dong jalannya….Ayo,semangat! Dan karena sepertinya habis di guyur hujan semalam, jalanan agak licin…tapi ternyata anak-anak tetep okeh,alhamdulillah…Yudhis yang baru 3 kali ikut kami hiking,tampak menikmati juga. Jago juga dia, kuat pula. Padahal badannya lebih kecil dari Daffa, tapi ga kalah dooong…*yang kalah emaknya Daffa: ketinggalan mulu!*

Ayo Yudhis...!! Kamu Bisa. Tenang,....ada ayah bunda kok. Lompat,hap!

Ayo Yudhis...!! Kamu Bisa. Tenang,....ada ayah bunda kok. Lompat,hap!

Daffa asyik lihat daun yang buesarrr....Jadinya papa aja nih yang sadar kamera! Hidup daun!

Daffa asyik lihat daun yang buesarrr....Jadinya papa aja nih yang sadar kamera! Hidup daun!

Ada kali yah….kita jalannya sampe 2 jam-an. Mayaannn…capek! Pa lagi tuh bocah berdua. Nah biar pada seger,kita sekalian deh mandi di sana. Ha?? Mandi di gunung? Hehehe, belom tau ya, Gunung Pancar itu, selain bisa untuk hiking ria, atau sepeda gunung, di sono adalah kawasan pemandian air panas lho! Banyak orang yang terapi atau sekedar rekreasi datang ke sana. Sayang nih, daku ga ambil fotonya…..

Tgl 25 kemaren,kita kembali hiking ke sana. Kali ini Yudhis ga ikut karena sakit *dah sembuh,sayang?*.Tapi ada adik iparku,sekalian kita ajak deh…Kita ambil rute yang lain dari yang sbelumnya, dan karena abis di guyur hujan juga,kali ini malah lebih licin lagi!

Becek dan licin...tetep harus dilewati....semangat!

Becek dan licin...tetep harus dilewati....semangat!

Daffa belajar banyak lho dari hiking ini.

Latihan keseimbangan, postur tubuh, juga ngasih makan sensory visual dan auditory-nya…Banyak hal yang bisa ditemukan di hutan: pohon, daun, tanah, batu, kupu-kupu,semut,capung,ulat,air yang mengalir,suara desau angin,aneka hewan,dan sebagainya…

Bawa anak hiking?

Layak kok di coba.

Recommended !

Recommended !



Insyaallah kita bisa,Nak…Bismillah saja.
November 19, 2008, 3:42 pm
Diarsipkan di bawah: diet daffa | Tag: , , , , , ,

Tidak bermaksud berkeluh kesah,aku hanya sedang merasa gundah…

Sudah dua hari Daffa diet.

Masih makan beras biasa sih (beras organik pesananku belum diantar), tapi sudah tidak minum susu soya lagi. Kemaren alhamdulillah nemu juga alamatnya yang jual susu kambing dan deket rumah.Langsung pesan dan diantar. Dan seperti yang ku duga,Daffa menolaknya. Ga pake ngamuk,alhamdulillah. Hanya menolak saja. Ku masukkan ke dalam dot susunya, Daffa bergeming dengan asyik menggigit ujung dotnya.

Seperti biasa, bila hendak tidur dan sudah merasa mengantuk,Daffa akan bilang,”Tutu…” Tapi setelah dia cicipi dotnya, dia urung mengisapnya. Alhasil,malam itu dia sukses tidur tanpa kenyat-kenyot,seperti ritualnya yang biasa…Kasian sekali melihat dia bolak-balik gelisah,mengantuk tapi tak bisa bablas…Bagi Daffa, dot itu bukan masalah lapar atau haus,tapi pemenuhan rasa nyaman…Dan, kali ini dia harus belajar jatuh tidur tanpa bantuan ngenyot susu,cukup dengan usapanku di punggungnya saja,sampai lebih satu jam lamanya…. (lagi…)