DaY 6y d@Y w!T4 yOu…


Terapi Alergi: in progress

Kalau lagi ga mood nulis, emang agak garing kalo di paksain. Nah,ceritaku kali ini sebenarnya bukan berita baru seh, cuma belum ada saat yang tepat aja untuk share di sini…

Daffa sebenarnya udah ada dua bulanan ini terapi alergi di RS.OMNI. Jadi bukan di klinik tebet lagi seperti dalam ceritaku: Cek Alergi dengan Bioresonansi. Selain karena yang di OMNI lebih dekat dengan rumah, dokternya juga yang udah senior untuk teknik biofisika ini, dan…seperti yang disarankan banyak orang, barangkali kita memang harus cari second opinion,karena di KLinik Tebet, Daffa terdeteksi memiliki daftar alergen sampai 130 macam! Pusing kan? (lagi…)



Insyaallah kita bisa,Nak…Bismillah saja.
November 19, 2008, 3:42 pm
Diarsipkan di bawah: diet daffa | Tag: , , , , , ,

Tidak bermaksud berkeluh kesah,aku hanya sedang merasa gundah…

Sudah dua hari Daffa diet.

Masih makan beras biasa sih (beras organik pesananku belum diantar), tapi sudah tidak minum susu soya lagi. Kemaren alhamdulillah nemu juga alamatnya yang jual susu kambing dan deket rumah.Langsung pesan dan diantar. Dan seperti yang ku duga,Daffa menolaknya. Ga pake ngamuk,alhamdulillah. Hanya menolak saja. Ku masukkan ke dalam dot susunya, Daffa bergeming dengan asyik menggigit ujung dotnya.

Seperti biasa, bila hendak tidur dan sudah merasa mengantuk,Daffa akan bilang,”Tutu…” Tapi setelah dia cicipi dotnya, dia urung mengisapnya. Alhasil,malam itu dia sukses tidur tanpa kenyat-kenyot,seperti ritualnya yang biasa…Kasian sekali melihat dia bolak-balik gelisah,mengantuk tapi tak bisa bablas…Bagi Daffa, dot itu bukan masalah lapar atau haus,tapi pemenuhan rasa nyaman…Dan, kali ini dia harus belajar jatuh tidur tanpa bantuan ngenyot susu,cukup dengan usapanku di punggungnya saja,sampai lebih satu jam lamanya…. (lagi…)