Posted in Tentang Daffa

Hobbi baru Daffa:”do it by my self!”

Ada 3 benda yang paliiiiing…disukai Daffa: Bola,balon dan eskalator. Akhir-akhir ini sudah mulai melirik mobil-mobilan sih….tapi 3 benda di atas kalo nemu di mana saja dan kapan saja,nafsu memilikinya langsung meraja. Kecuali eskalator tentunya. Dia cukup dipuaskan dengan naik turun bolak-balik,sampe yang nemenin jadi bosen.

Kemaren Daffa ku belikan balon,atas permintaan dia pastinya. Belinya yang masih belum ditiup,satu plastik beraneka warna. Dia pilih warna merah,favoritnya dia. Sepanjang perjalanan pulang Daffa sudah rewel minta balonnya ditiup. Tapi aku tangguhkan sampai di rumah.Aku khawatir Daffa loncat dari becak,karena Daffa biasanya suka tegang kalo ditiupkan balon. Salahku sih sebenarnya….Suatu kali,aku meniup balon sampe besar,tanpa ku ikat balonnya ku lepas. Balonnya terbang seperti pesawat hilang arah di udara. Ku pikir Daffa akan suka,barangkali lucu. Eh,dia malah ketakutan….Jadi setiap kali aku niup balon,dia akan menjauh.Berjaga-jaga dari kemungkinan balonnya lepas lagi.

Aku tiupkan balonnya,ku ikat,kuserahkan padanya…Tak seperti biasanya dia tidak suka dan menyodorkan kembali kepadaku. Barangkali kurang besar? Ku buka dan ku tiup kembali. Daffa masih tidak puas dan mulai rewel.”Mau lebih kecil,Daff?” Daffa mendorong-dorong tanganku.Ku buka lagi dan ketika akan ku tiup, Daffa buru-buru merebut dan menempelkan ke mulutnya. Oalah,…mau niup sendiri tho?? Siang itu dia asyik saja dengan balonnya. Lihat aksinya.

Aku surprise! Alhamdulillah…Setidaknya Daffa ada peningkatan dalam oral motoriknya. Setelah sebelumnya dia baru berhasil minum dari sedotan,meniup aneka pluit dengan tingkat kesulitan yang berbeda dan meniup bubble yang lebih ringan,sekarang sudah beranjak meniup balon yang lebih membutuhkan otot-otot oralnya. Selangkah lebih maju,sayang…Selamat.

Tiba-tiba terpikir olehku untuk mengajarinya kembali meniup lilin. Tidak terlalu berharap sih,…karena sudah 3 kali ulangtahun Daffa selalu takut setiap diminta meniup lilin. Tapi dicoba lagi tak ada salahnya,kan? Aku toh tidak akan memaksa. Kunyalakan lilin dan kuminta Daffa meniupnya. Daffa bingung dengan kata-kataku.Jadi kuperagakan, dan kuminta dia mencoba. Awalnya ragu-ragu,tapi ketika lilinnya berhasil padam, dia malah ketagihan.

Permainan ini kuhentikan setelah Daffa mulai mencoba-coba pegang lilinnya. Sebenarnya kalau tega, ga apa-apa sih…Sekalian memberi makan pada tactilnya bahwa itu ‘panas’. Tapi resikonya….ga lah!

Kemaren sepanjang hari dia disibukkan dengan bola-bolanya. Tidak seperti biasa dimana bola itu dilempar,ditendang atau sekedar ditenteng kemanapun dia pergi, dia malah sibuk kempesin-pompa-kempesin bolanya lagi.Keterampilan baru juga dan bagus untuk motorik tangan dan konsentrasinya. Tapi Daffa gampang uring-uringan jadinya. Kalau bolanya ga langsung kempes,marah! Bolanya ga langsung melendung abis di pompa,marah lagi! Aku jadi ikutan senewen di buatnya.

Tapi dibalik kegembiraanku karena Daffa menemukan cara baru dalam permainannya, aku merasa ada yang kurang tepat. Karena Daffa menjadi terlalu tenggelam….

Sepanjang siang Daffa main ini sampai tidak bisa tidur siang. Sekalinya tertidur jam 7 malam, dan terbangun 1 jam kemudian,yang di cari pompanya lagi sampai marah-marah dan rewel. Hilang sudah kantuknya! Baru bisa tidur lagi jam 10 malam sambil memeluk bola dan pompanya. Terus,tiba-tiba bangun lagi jam 4 subuh, hanya untuk main pompa bola lagi. Padahal badannya masih agak demam,tapi obsesinya terhadap bola dan sang pompa benar-benar menguras energinya!

Ini sudah mengganggu,sudah tidak sehat lagi.

Jadi,maaf ya Nak… Pompamu sementara pensiun dulu….

Penulis:

Just an ordinary woman in extraordinary family

One thought on “Hobbi baru Daffa:”do it by my self!”

  1. Assalamu’alaikum Wr.Wb.

    Abang Daffa… Apa Kabarnya..?
    Aku melihat ada perban didahi Abang, kenapakah gerangan..?

    Terus update blog-nya yach….🙂

    Wassalam,
    Syafiq Umar Al Qarni

    “tu tante…Daffa terjun dari kursi yang lumayan tinggi.Kepalanya duluan,hiks! Ampe dapat 3 jahitan. Tapi sekarang sudah sembuh,amin….tinggal bekas keloidnya,semoga bikin tambah ganteng hehehe….
    Dek Syafiq dah bisa apa nih? Kangen buanget….”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s