Posted in Tentang aku dan pikirku

Aku Tresno Suroboyo

Dalam satu minggu ke depan, kami akan meninggalkan rumah yang (bagi kami) nyaman ini… Meski kepindahan kami ke Jakarta (insyaallah) akan membawa perbaikan dalam terapi Daffa,tapi tak urung hatiku bagai diremas juga karena sedih akan meninggalkan kota ini…

Dua tahun kurang satu bulan, itulah usia kehadiran kami di sini.

Berlokasi di perumahan Pondok Tjandra Indah,secara administratif kami berada di wilayah Sidoarjo,tapi secara geografis lebih dekat ke Surabaya,jadi lebih enak nyebutnya masuk Surabaya aja😛 . Bagiku,seorang pendatang, bermukim di sini sungguh banyak kenangan dan kemudahan.

Di sini aku pertama kali terseok-seok di pagi buta belajar mengayuh sepeda ontel ditemani suamiku…

Di sini pertama kali Daffa mulai terdeteksi oleh sekian ahli akan keterlambatan perkembangannya…

Di sini aku menguatkan hati belajar menyetir supaya bisa mengantar Daffa sekolah dan terapi…

Di sini aku mulai aktif dalam kegiatan warga setempat, sebagai bendahara PKK RT 02, ikut memeriahkan acara tujuhbelasan, juga ikut pengajian ibu-ibu di mesjid yang diadakan 1xdalam 2 minggu…

Di sini aku memberanikan diri untuk menjamu kawan-kawan kantor suamiku untuk berbuka puasa bersama di rumah,selama 2 kali ramadhan di sini…

Di sini aku bertemu dengan orang-orang yang bisa diandalkan dan dipercaya:

  • Ustz.Harun,yang selama 7 bulan terakhir dengan sabar membimbing kami belajar terjemah Al-Quran ayat demi ayat setiap Kamis Ba’da Shubuh…(Jazakallah khairan katsira ustadz….)

  • Pak Suhar, bila ada genteng bocor,dan kerusakan rumah lainnya,Pak Suhar selalu siap menbantu membenahi..

  • Mba Pon (istrinya Pak Suhar) yang selalu dengan senang hati membantuku memasak bila ada jamuan di rumahku,atau aku sekedar kangen rawon dan sayur lodehnya yang uenaaakk tenaann .

  • Pak Muhaimin (satpam komplek) yang membantuku setiap bulan dalam pembayaran PDAM dan listrik. Aku tinggal terima tagihan saja.

  • Pak Munir dan Pak Niman, tukang becak langgananku….

  • Pak Andi,tetanggaku persis,yang pernah kurepoti ketika gasku bocor dan menelponkan dokter ketika suamiku demam tinggi….

  • Bu Andi,(istri Pak Andi) yang setiap pagi dagang kue keliling, kalo aku lagi ga masak aku tinggal ‘teriak’ aja,”Bu,kuenya dong..”. Beliau jugalah yang pertama kali mengompori aku untuk nekat belajar mengayuh sepeda, tak soal usia yang sudah hampir kepala tiga…

  • Mas Hery,tukang sayur langgananku yang sering kasih harga diskon (sayang,belakangan ini absen entah kenapa)

  • Bu Santoso dan Bu Sonya yang sering mampir buat nawarin baju-baju dagangannya…

  • Oma Bing yang meski telah berusia 70-an masih kuat fisik dan ingatannya dan sempat mengajari aku membuat steak daging, brownies kukus dan puding pepaya…

  • Mbah Min,yang mijetin suamiku sampai lebih 2 jam tiap kali suamiku udah ga kepalang capeknya….

  • Dan Rahayu (anaknya mbah Min), khadimatku tersayang….Rajin sholat dan mengaji, kerjanya tekun dan rajin,telaten dan sangat sayang sama Daffa, dan setauku sangat jarang bergosip dengan mba-mba yang lain di luaran…

  • Marcell,Richard dan Juan, teman-teman kecil Daffa yang sering main ke rumah..

  • Bu Lily,Bu Agung,Bu Natalie,Bu Yudi,Bu Edie,Bu Sandra,Bu Taufik,dan tetangga-tetanggaku yang lain sangat welcome dan baik hati…

  • Ada Nurul,Mba Nida,Mba Nining,Bu Untung dan ibu-ibu WPCL lainnya yang juga akan segera kutinggalkan…hiks! Ga bisa gabung arisan lagi deh….

Bagiku,mereka adalah orang-orang istimewa yang akan awet dalam kenanganku.Aku sungguh beruntung bisa mengenal mereka…

Pondok Candra dan Surabaya sangat memudahkan dan memanjakan aku dalam berbagai hal,antara lain:

  • Tiap kali ada resep dokter,tinggal angkat telpon. Petugas apotiknya akan datang menjemput resep,dan mengantarkan obatnya.KIta cukup bayar di rumah saja.

  • Gas dan air galon juga tinggal minta di antar

  • Kangen jajan mie pangsit dan lainnya? Telpon ke depotnya, dan tunggu saja mereka mengantar ke rumha,meski cuma pesan 1 porsi…

  • Mau BL dan aerobic? Tinggal pilih, mau ikut yang mana…Semuanya dekat rumah.

  • Lagi ingin memanjakan diri dan mengubah penampilan di hadapan suami? Ada salon terdekat yang nyaman dan private…

  • Baso yang enak? Jalan kaki atau sepedaan aja ke depan.Ada Baso Solo Poncan…Mmmm…

  • Mau sewa komik? Ada asterix. Persis di seberang komplek Palem

  • Mau sewa DVD? Ada Fox dan Easy Disc

  • Mau shopping bulanan atau sekedar ajak daffa jalan-jalan? Jalan kaki juga nyampe ke Giant

  • Mau ajak Daffa hiking ke Tretes ? Depan Pondok Candra udah ada tol langsung ke Porong,nah dari Porong-Tretes barulah siap-siap bermacet ria. Mau nginap di sana,alhamdulillah ada villa kantor yang sering kosong karena orang-orang pada males ngelewatin Porong.

  • Daffa kan harus berenang 2 kali seminggu? Alhamdulillah ada Sport club,ga usah jauh-jauh…

  • Daffa kan harus berkuda juga? Kalo lagi ga ke Tretes, datang aja sore-sore ke Wisma Tropodo dekat Gereja Salib Suci. Cuma 10 menit nyetir dari rumah….Tapi biasanya kita sekalian berkuda di Tretes atau Trawas,sesudah hiking. Kan dosis berkuda untuk Daffa cuma 1x dalam seminggu

  • Mau ajak Daffa main yang gratisan? Mampir aja ke Taman Flora atau Taman Bungkul, nyaman deh…Meski di tengah kota,tapi adem karena pohonnya rindang,dan pilihan mainannya banyak. Ada ayunan,seluncuran,jembatan titian, jungkat-jungkit…Atau sekedar duduk-duduk aja..

  • Mau berangkat sekolah? 15 menit juga nyampe…Dengan SPP yang relatif murah,sekolahnya punya fasilitas yang lumayan juga,ada kolam renang,laboratorium komputer,guru-guru yang sabar,murid yang tidak terlampau rame, peralatan pembelajaran yang komplit,ekstrakurikuler yang asyik…Alhamdulillah di sini,daffa dapat banyak teman meski belum bisa interaksi dua arah yang memadai.

Dan,kalau di ingat-ingat masih banyaaaak lagi kemudahan di kota ini. Misalnya karena jalanan di sini ga semacet di Jakarta,jadi jadual silaturahmi kesani-sini alhamdulillah bisa kesampaian. Boleh aja di Surabaya ini ga ada sanak family,tapi teman baru kan bisa jadi saudara juga kan? Acara berkunjung kian kemari tak terlalu memusingkan jadinya…

Namun Surabaya ini, bagiku ada kurangnya…

  1. Jauh dari keluarga besar kami,istilah kata kalo mo mudik ke Padang mesti transit dulu di Jakarta. Capek dan berat di ongkos!

  2. Ga ada sanak family dan teman-teman lama, kalo di Jakarta alhamdulillah bejibun…

  3. Warga muslim di komplekku adalah warga minoritas (hanya 18% dari total warga)

  4. Dan yang terpenting, menurut kami,terapi terbaik untuk Daffa berpusat di Jakarta. Jadi,seindah apapun Surabaya, aku rela meninggalkannya…

Alhamdulillah wa syukurillah…

Meski cuma dua tahun, aku benar-benar merasa nyaman di sini. Dan dalam hatiku, kota ini akan selalu ku ingati…

Dan Jakarta, mohon berbaik hati jugalah…Semoga engkau kembali menjadi “home” yang damai seperti pernah kurasakan dahulu bersamamu…

Jakarta damai? Semoga.

Penulis:

Just an ordinary woman in extraordinary family

14 thoughts on “Aku Tresno Suroboyo

  1. Kayanya di surabaya nyaman banget ya De🙂

    Sayang, Re belum kesampean main ke Surabaya Ade udah pindah.
    Tapi Alhamdulilllah, nambah sodara deh di jakarta. Siap-siap aja De, kalo re ngerusuhin ke sana, minimalnya nyari makan siang he he he.

    *nggak sabar nunggu agustus*

    “ops,jangankan makan siang Ray,…nge-kos di rumahku juga boleh…Ga bayar listrik dan air lho,mau? hehehe…Iya nih, Surabaya emang manjain aku banget,semoga di Jakarta aku kembali menjadi ‘a tough woman’.
    Semangat!!”

  2. Ass.

    Alhamdulillah…..mbacanya dari awal sampe akhir….Subhanallah…saya turut senang dan bahagia……….. betapa banyak nkmat Allah itu….

    Kuncinya dimana saja kita berada, asal kita baik tentu semua orang akan baik..

    ohya…..Moga Daffa anaknya bisa beraktiftas lagi ya mbak. Ketahuilah bahwa itu adalah sebuah ladang amal bagi mbak dan suami.

  3. Yang penting ada usaha..Insya Allah Daffa akan bisa seperti anak2 lainnya.

    Ingat slalu Allah.

    “Mokasi pak Alex,alhamdulillah tempat tinggal kami yang kini rumahnya lebih nyaman di banding yang di Surabaya. Memang belum kenal tetangga satupun,barangkali kami yang harus menyambangi sati demi satu. Alhamdulillah selalu, tempat terapi Daffa cuma jarak 10 menit,begitu juga lokasi berkuda dan berenangnya,dalam jangkauan….Terimakasi doanya pak Alex,anak adalah titipan-Nya….Kita hanya harus mendidik dan menjaganya,semoga bisa dipertanggungjawabkan di hadapan-Nya kelak sebagai orangtua yang amanah….Amin.”

  4. ass,

    semoga di tempat baru uni lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan kota yang individualis dan sedikit tidak bersahabat…

    semangat uni!!!

    “Makasi Da Cat,alhamdulillah alah 1 minggu di Jakrta,dan memang ambo alun kenal tetangga sato orangpun,kiri kanan muka belakang hehehe…Sepertinyo kami harus manokok pintu surang2 memperkenalkan diri, mudah2n dalam wakatu dakek ko….Amin”

  5. Yth Mama Daffa,

    salut atas pengorbanan dan perjuangannya untuk daffa. mudah-mudahan bisa terus dan sharing.

    Yudha/Ayah Faiz

    “Amin,makasi Pak Yudha…mohon doanya terus,salam buat Faiz semoga jadi anak yang sehat dan sholeh….”

  6. sakik a Daffa ni?

    Daffa ado keterlambatan perkembangan,dokter ado yang bilang spectrum autistik ado juo yang bilang: Gangguan pemrosesan sensory. Alhamdulillah,in progress kini…Banyak kemudahan dalam terapi Daffa ko sajak di Jakarta, semoga membuat kami sebagai orang tua semakin giat ikhtiar, semakin kuat doanya…Amin. Mohon doa,da f

  7. Terima kasih atas kunjungannya. Cerita mbak menarik untuk diikuti. Membayangkan tempat tinggal yang di Surabaya saya hanya bisa berkhayal…hehe, maklum di sini semua harus dilakukan sendiri, mau ini atau itu plus biaya hidup tinggi. Banyak yang dikangeni dari Indonesia. Semoga Daffa baik2x saja dan semakin mengalami kemajuan di Jakarta & semoga mendapat tetangga2x baru sebaik di Surabaya yah. Salam kenal🙂

  8. nek aku tresno Nga-Yogyakarto ^_^.
    Ni Ade, ic baru baco detail daffa , ni ade banyak2 bersabar yo . C yakin Uni bisa . I know who u are .
    insya4JJ selamo wak masih berusaho, akan diberikan kemudahan oleh 4JJ , amien

  9. assalamualaikum …………
    sony, alhamdulillah akhirnya era menemukan juga salah satu teman alumni sma 3 padang.
    eh……….. sewaktu tinggal di surabaya kenapa tidak mampir(emang tahu alamat era?) tapi istrimu cantik, orang mana? orang minang juga? siapa namanya? salam ya untuk istrimu dan juga anak mu. balas ya? kalau bisa alamat rachmat hidayat juga dong. assalamualaikum

    Waalaikumsalam,….Wah, kebetulan unie nyasar di blog istrinya Sony nih hehehe…Salam kenal juga dari Ade, dari Padangpanjang. Cantik? Ah,masaaaa *Blushing mode: ON* Terimakasih sudah berkunjung…..Nanti saya forward ke Uda.

  10. Hai mbak..salam dr sub…

    Aku jg warga palem..kebetulan sering liat papa daffa main badminton karena aku jg tinggal di rumah kontrakan depan masjid warna ijo….jd ya kenal semua yg mbak..sebutin di blog mbak…

    Mbak…kebetulan anak kita sama , raka anakku juga autis sama seperti daffa. baru ketahun kmrn usia 2 tahun setelah ultah…..aku ketar ketir soalnya dia kok gak suka natap mata orang…trus blm bs bicara juga..br verbal mama ayah..gitu aja…..kebetulan pas browsing ketemu email mbak ini yg enggak lain mantan tetangga ku jg…sayang kita gak sempat berkenalan..tp aku sempat cerita ke mas fanani dan dia mengiyakan semua itu…jd..kita ketemu disini…

    Kalau di perbolahkan sharing masalah anak aku akan seneng sekali walaupun lewat udara n dunia maya ini…
    salam ya dr PCI…

    Susi mama rakha…

    “duh,..ampe deg2an di kunjungi warga Palem…Asli,saya kangen banget…! Sayang yah kita ga sempat kenalan? Apa pernah ketemu kali yah…?Sabar ya mba’…kalo udah bisa verbal mama dan ayah, Insyaallah ga terlalu jelek keadaannya…Di terapi ga? Sayang,terapi di SUrabaya yang pake metodaSensory Integrasi dan floortime cuma sati di Manyar…Makanya demi Daffa,kita ajukan minta pindah ke Jakarta…Alhamdulillah sudah banyak kemajuan….
    Insyaallah nanti ku kirim email ya mba’….Kita bisa share bareng…
    Salam buat mas Fanani…Mbah Min masih di sana tah? Saya ga gombal, saya bener-bener kangen Pondok Candra…”

  11. Akhirnya…di bales juga emailku….hemmmm….

    mbak…min sakit trus pulang kampung smp skrg belum kembali….klu mas fanani n friends msh tetep…ya kemarin start 1 jan aku jg udah pindah balik ke rumah mama di palem selatan…belajar rumah sendirinya udahan dulu mengingat raka msh dalam terapi..jd biar eyangnya gak mutar muter sana sini capek kasihan.

    raka lg terapi di CAKRA…..ya udah lumayan dia dah focus dan mau salim…sejak kecil dia cuek gak mau salim ama orang….tp skrg dah lumayan.

    kapan maen ke pci , mampir ya…tdr di rumah aja gak apa apa….gak kangen ta ama bakso Pak can and nasi empal jl jeruk ??ahahhaha

    “Weleh, teganya mba susi nyebut baso poncan…ngeces nihhh…tanggung jawab lho ya….hehehe…Kapan yah bisa main ke poncan lagi? Kangen bangetttsss….Syukurlah Raka udah ada kemajuan. Saya kayanya pernah denger juga itu Cakra…tapi ga pasti juga.Klo Daffa dulu terapisnya yang datang ke rumah…Semoga Raka semakin membaik ya mba’….Segera cerewet dan nyambung….Amin. Keep in touch ya…Bikin blog juga dong, biar kite bisa ‘mampir’ nengokin Raka…”

  12. Aku udah bikin di blog tp di multiply (www.cosusi@multiply.com)and facebook….(susi rahmawati).kalau yg e-blog hihii agak ribet aku males….mbak…bikinya….
    ya aku di PCI lumayan kenal semua..ada yg pak yudi tuh ibu indra temenku deket…dulu tetangga mbak kan di palem 2..ya nggak???hehehehhe…gimana dg kepiting green mascot…kangen nggak??hayooo

    “pokoknya, kalo aku ke sono lagi….kudu traktirrrr ampe puass…Salam buat bu yudi yah…kenal dong,cuma jarak 1 rumah kok “

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s