Posted in Tentang Daffa

Lupa-lupa ingat

Jauhhhh…sebelum dia bisa memanggil mama dan papa,Daffa sudah bisa bersenandung. Tanpa lirik,dengan nada yang tepat. Jadi aku memang tidak heran bila mendengar suaranya menyanyikan entah apa.

Cuma nih…di rumah TV masih non-aktif, dan radio pun jarang bisa on air karena Daffa -entah kenapa- merasa terganggu mendengarkannya. Di mobil pun aku sering harus menahan diri untuk tidak mendengarkan musik karena Daffa jadi gelisah karenanya. Dan bila aku bernyanyi, dia akan membekap mulutku.Yang terakhir ini, mengingat kualitas suaraku,aku sih maklum saja hahahaha….

Kemudian aku mendengar Daffa bersenandung irama yang agak aneh tapi familiar, Aku bahkan tak tau judulnya,apalagi penyanyinya,dan apalagi videoklipnya. Tapi aku pernah mendengar entah dimana lagu yang aneh ini…..Wait…wait..aku ingat…..Aku mendengarnya ketika sedang berbelanja di pasar Bukittinggi di penghujung April ketika berbelanja kebutuhan pernikahan adikku bersama adik bungsuku dan Daffa tentu saja. Aku sempat berkomentar,”lagu ini ga jelas banget,aneh!”

Sepertinya Daffa berbeda pendapat,karena tak lama malah mengendap dalam ingatannya dan dia mulai bersenandung sepotong-sepotong.Tapi tidak sering. Aku masih tak tau judul dan penyanyinya.

Minggu kemaren aku membeli memory card untuk HP ku. Yang jual menawarkan diri untuk mengisinya dengan beberapa lagu,aku oke-oke saja. Kalau aku tak suka, toh tinggal hapus saja. Aku mendengarkan sambil mempertimbangkan apakah sebuah lagu akan kuhapus atau tidak. Dan ketika mendengarkan ini aku memutuskan untuk menghapusnya,tapi kemudian Daffa tampak sangat antusias dan merebut HP ku untuk mendengarkan seorang diri dengan asyik. Dan aku diminta untuk memutar berkali-kali sampai bateraiku habis.

Jadilah hingga hari ini aku tak bisa mendengar musik lain dari HP ku (kecuali Daffa tidak tau) selain lagu yang aneh ini. In fact, lama-lama mendengar jadi tidak aneh lagi.

Telingaku pun beradaptasi.

Penulis:

Just an ordinary woman in extraordinary family

5 thoughts on “Lupa-lupa ingat

  1. Hahahaha,.. bener kata hendri,…. Daffa lebih gaul dari Bundanya,….. Kuburan dengan lup2 ingatnya,… saya suka lagu itu uni,…. nyentrik

    ” Iya dong Om Helfi…mama Daffa kan kalem dan jaim hihi….iya nih, lama2 enak juga di denger lagunya…duh ci daffa influence nin emaknya…”

  2. stuju ama yang lain..hihihihi…

    “lupa..lupa lupa lupa…lupa lagi syairnyaaaaaa”

    Tapi kalo masalah suara..kita senasib nih de…rania juga, di nina bobok-in malah nangis..eh gilaran diem aja..dia langsung tidur😀

    “ah,itu mah rania sengaja lagi bikin gondok emaknya….lah, suaramu bagus kok Ta….hayuk kita balapan nyanyi, sapa nyampe duluan…loh, lari pa nyanyi yah?kikikiki”

  3. Wah… Daffa selera musiknya sama dengan Fakhri. Emang sih lagu Kuburan Band ini easy listening, dan liriknya gampang diingat. De coba perdengarkan musik klasik spt mozzart, beethoven, dan lain lain ke Daffa, mungkin bisa. Soalnya Mia dulu waktu Fakhri suka nggak nyaman dengan musik-musik sekarang suka diperdengarkan musik klasik gitu. Lama-lama akhirnya dia menyukai jenis musik yang lain seperti pop, dangdut bahkan rock.
    Bahkan sekarang untuk terapi snozellen Fakhri dipijat refleksi sambil mendengarkan musik klasik, Insya Allah bisa mengurangi hiperaktifnya.

    “Dia sih senangusik Mia,cuma herannya kalo ada gambarnya. Kalo ga jelas wujud penyanyinya dia mah maless…padahal demen…musik klasik ya?? Dulu pernah di coba,ntar deh kita cobain lagi…Thanks sistah…”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s