Posted in breastfeeding, kehamilan, pengetahuan, Tentang Baby K

Konsultasi ke Klinik Laktasi Sint Carolus

Senin, hari kejepit nasional, si Ayahpapa ambil cuti, dan dede’ sudah 36 minggu usia gestasinya, bener-bener waktu yang tepat untuk mengunjungi klinik laktasi RS.St.carolus. Abis nge drop abang Daffa di sekolah, kita sarapan dulu trus melaju deh ke Salemba. Alhamdulillah jalanan lancar Bo,…banyak yang cuti juga nih orang kantoran, kaya si Ayah hehe.

Kenapa sih jauh-jauh amat mesti ke Carolus? Emang di Depok ga ada RS yang punya klinik Laktasi? Ya ada sih… tapi sejauh hasil pantauan*alias brosing-brosing* emang Carolus yang is the best deh…

Ini kan Rumah sakit Sayang-Ibu dan Anak terbaik se DKI tahun 2010. Sbenernya malah bisa di bilang ini rumah sakit yang paling awal konsisten dalam hal memperjuangkan terlaksananya  ASI Ekslusif dan Inisiasi Menyusu Dini, sampai saat ini. Dan bukan hanya sekedar slogan kosong, policy rumah sakitnya betul-betul “sayang ibu dan anak”.

Dan bener ajah, Klinik Laktasinya nya itu udah kaya poliklinik penyakit umum di RS lain loh…,pasiennya bejibuuunn, ada yang masih hamil kaya aku, ada juga yang udah bawa bayinya ke sana buat latihan menyusui yang benar. Ga kaya Klinik Laktasi di RS lain yang pernah aku lihat, sepi pengunjung, ga greget deh…

Ada stengah sampe satu jam menunggu, akhirnya aku di panggil. Alhamdulillah karena belum begitu siang, masih dapat kesempatan untuk konsultasi sama dokternya. Dokternya cewek (ya haruslaahhh hehe), udah oma-oma , tapi lupa namanya… Karena kebetulan pasien lumayan rame, dan ada ibu hamil yang juga ingin konsultasi, di gabung deh. Ya udah, ga papa…

Hanya saja ibu ini dia cuma di temani sama ibunya. Suaminya ga bisa ikut. Trus kata dokternya begini, ” Sebaiknya ibu-ibu yang ingin konsultasi ke sini, di dampingi suami. Suami itu partner. Harus ada kesamaan pemahaman. Karena biasanya para ayah ini sangat ‘baik hati’, paling ga tega anaknya nangis, pasti udah langsung ngacir ke supermarket, beli susu formula, kasih pake dot. Gagal deh ASI Ekslusif kita. Jadi nanti PR nya ibu, kasih tau suami ya apa yang di dapat di sini nanti….”

Lalu bu dokter mulai ngejelasin apa itu ASI Ekslusif. Ya, ASI thok sampai 6 bulan pertama. Tidak boleh ada yang namanya prelacteal-feeding. Apa itu? Ngasih bayi susu formula, air gula, air tajin, air madu, bahkan no untuk air putih. ASI SAJA. ASI itu udah menuhin semuaaaa kebutuhan dia. Hanya saja, masalah breasfeeding ini tidak selalu smooth, adaaaa saja kendalanya. Tapi setidaknya, dengan sudah datang ke klinik laktasi, si Ibu punya pondasi untuk menyusui dengan benar dan percaya diri(aminnn.. .)

Kapan sih bayi mulai bisa menyusu dari ibunya? Ga nunggu sampe berjam-jam apalagi sampe nunggu berganti hari, atau nunggu si Ibu pulih dari kelelahan abis ngelahirin dulu, tapi SESEGERA mungkin setelah hadirnya dia ke bumi ini.

Dengan badan di lap sekedarnya, masih belepotan vernix (zat lemak yang menyelubungi tubuhnya), bayi langsung di taro di dada ibu. Bayinya di selimuti, di kasih topi biar ga kedinginan, tapi tidak di bungkus supaya ada skin to skin contact dengan ibunya. Nanti bayi secara naluri akan menjilati dada ibunya. Saat itulah terjadi transfer kuman baik dari kulit ibu, dimana kuman ini akan menjadi antibodi dalam tubuh bayi yang sangat berguna untuk perlindungannya.

Bayi lahir itu bersih, di dalam kandungan dia bergantung pada antibodi ibunya. Setelah lahir, sejak placentanya di putus, dia harus berjuang untuk bisa mempertahankan dirinya dari serangan kuman dunia luar yang mengintainya. Dari kulit ibu dia mendapatkan imunisasi pasif. Begitu juga ketika dia mulai bergerak ke arah puting dan menjilati puting ibunya, terjadi lagi transfer kuman baik di sana. Ketika dia mengisap, akan keluar cairan emas kehidupan: kolostrum, yang meski sedikit, tapi luar biasa proteksinya.

Subhanallaahhh….Maha Sempurna Allah yang Maha Teliti dalam setiap kejadian dan penciptaanNya…

Itulah mengapa Inisiasi Menyusu Dini (IMD) itu wajib harus di peroleh bayi, kecuali jika ada indikasi medis yang tidak memungkinkan. Lama IMD ini berkisar antara 1-2 jam. Banyak rumah sakit yang menjanjikan bisa IMD, tapi yang betul-betul melaksanakan sesuai protapnya, mungkin masih sedikit. Kadang baru 15 menit bayi di taroh di dada Ibu, bayi sudah di angkat dengan berbagi alasan. Itu bukan IMD namanya. 15 menit itu bayi masih dalam kondisi siaga, dia belum akan mulai merangkak mencari payudara ibunya. Artinya, sudah terampas satu episode penting dalan hidupnya.

Jadi, karena aku Insyaallah akan melahirkan di Depok, bukan di Carolus yang sudah terkenal IMD nya paling bener dan konsisten, ada PR yang harus kami kerjakan. Mesti cari informasi ke rumah sakit yang bersangkutan, bisa IMD  atau tidak? Seperti apa pelaksanaannya? Bagaimana policy rumah sakitnya terhadap pemberian ASI Exklusif? Staf nya seiya sekata ga soal ASIX ini? Bisa Rooming-in tidak? Bayi harus bersama ibunya selama 24 jam penuh.Malah bukan hanya rooming in (satu kamar), satu ranjang lebih bagus supaya tercipta bonding yang kuat antara ibu dan bayi. Ibu dan ayah juga bisa langsung belajar bagaimana mengurus bayi mereka. Itu lebih baik daripada di RS semua urusan bayi di serahkan ke suster, nyampe rumah kebingungan jadinya. Kalo di RS mulai belajar, jika ada kendala, bisa segera bertanya ke suster atau dokternya.

Dokternya juga menjelaskan tentang bagaimana proses menyusui terjadi secara fisiologis.Apa efek stress terhadap produksi ASI,kenapa dot ga di perbolehkan, termasuk ngempeng juga Noway! Bayi itu pintar, sekali ngerasain gampangnya nyusu dari dot yang alirannya kaya kran, tinggal mangap doang jadi kenyang, trus  di kasih payudara ibu dimana dia harus 4 kali usaha lebih keras untuk bisa dapatkan makanannya, ya jelas milih dot dong… Di kasih nenen, bawaannya mau melengos aja, akhirnya pelekatannya (latch-on) ga dapet, puting lecet, ibu jadi trauma menyusui. Ibu stress, produksi asi langsung terjun bebas. Tambah panjaaaang perjuangan untuk bisa kasih ASI. Akhirnya? sufor pun jadi pilihan. Sayang kan?

Jadi kalau memang karena suatu keadaan ibu ga menyusui langsung misal karena akan masuk kerja, bayi harus belajar minum ASi nya dari sendok atau cangkir. Itupun caranya ga di tuang, mulutnya di mangapin. Tapi sendok atau ujung cangkir di taro di lidah bayi, dan biarkan bayi mengisapnya, jadi reflek menghisapnya tetap terlatih.Dan ibu harus belajar bagaimana cara memerah ASI yang benar. Dianjurkan pakai tangan, tak perlu pompa segala macam.

Oh iya, dokternya juga tadi menjelaskan bahwa ibu ga perlu khawatir kalo ASI ga cukup. Wong, untuk newborn yang beratnya sekitar 3 kiloan, kebutuhan cairannya cuma 180cc kok dalam 24 jam. Artinya kalo nyusui nya sekitar 2 jam sekali, atau 10 kali dalam sehari, untuk satu kali nenen, bayi cuma butuh 18cc ASI kok. Itu lebih kurang sama dengan 1 sdm ASI plus 1/2 sdt ASI. Masa’ ga bisa?? Bisaaaaa……apalagi dalam 2 hari pertama bayi masih punya cadangan makanan yang di bawa dari kandungan. Yakin aja bayi ga akan kelaparan.

Jika bayi nangis dan rewel, itu ga selalu berarti dia butuh mimik. Bayangkan saja perubahan yang harus dia hadapi. Sembilan bulan hidup nyaman, semua kebutuhan di suplai ibu, bahkan bernafaspun dari plasenta, trus tiba-tiba lahir ke dunia yang ajaib, yang kadang panas, kadang dingin, terlalu terang, kadang berisik, ada rasa lapar dan haus, harus buang air kecil dan besar, ya iyalah bayinya nangis….

Lebih kurang itu deh tadi hasil ngobrol sama dokternya.

Abis itu, kita berdua di ajak ke ruang sebelah,dimana sudah ada suster/bidan yang nunggu untuk kasih kita training bagaimana caranya merawat payudara selama kehamilan (teknik pijat payudara). Ini si Ayah ga ikutan dong hehe, khusus kaum perempuan aje, kan mo buka-bukaan😛

Untuk teknik pemijatan payudara ku posting terpisah aja  yah…

Penulis:

Just an ordinary woman in extraordinary family

9 thoughts on “Konsultasi ke Klinik Laktasi Sint Carolus

  1. waahh.. Bunda satu ini telaten banget jelasin IMD secara jelas,hihihi..

    setuju banget IMD itu sangat penting dilakukan,moga nanti kondisi baby dan bundanya sama2 sehat sehingga g ada halanagn buat IMD, Amiinn

    ditunggu postingannya ttg pijat payudara ya Mbak, masih bingung kenapa klo d Laktasi KMC kok malah g boleh dipijat krn akan merangsang terjadinya kontraksi.

    ” amin…. mudah2an IMD nya sesuai yang di harapkan…..makasi mba adish yah, itu yang pijat payudara udah ku posting ya😉 “

  2. mantap dech persiapan kelahirannya baby K
    smg prosesnya lancar ya mbak…
    nanti soal IMD di infoin aja maunya gimana ke dr.tofannya🙂

    ” hm…. persiapannya sbenernya masih alakadarnya nih…cuma modal baca2 dikiiiittt. Iyah, konsul kemaren aku ngrecokin dr tofan lagi ttg IMD, hm…masih agak worry sih mba Netta,karena IMD itu kan terkain dg dokter anaknya juga yah? duh, mudah2n pada satu kata deh semua about IMD ini, amin “

  3. kayanya perlu komunikasi dgn dokter anaknya juga deh de…pengalaman ta dulu, bilang mo IMD cuma sama Dokter Kandungan…nah pas lahiran, dokter kandungan ta lagi banyak pasien..jd habis ngoperasi ta..dia langsung pergi..ta lupa jg ngingetin IMD nya krn lg diserang hypothermia (waktu itu IMD di RSIA nya masih by request)…:(

  4. dan…bener juga, mesti ditanya bener ama RS nya bagaimana pelaksanaan IMD dan policy ttg ASI ekslusifnya…hiks sayang ta telat tau ttg ini semua, dulu gak pk konsultasi2..cuma modal baca buku aja (dan ternyata bukunya jg kurang detail)..ta baru tau lagi ttg semua ini (hampir persis dgn yg ade critain)…setelah rania berusia 6 bulan… jd ta 6 bulan pertama memang gak smooth ngasi ASI nya (akibat kurang pengetahuan :()…moga ntar bisa lebih baik lagi buat adek rania…

    1. Iyah, Ta….jangankan jaman anak kita yg usianya udah tahunan, sekarang aja pelaksanaan IMD belum semua RS sesuai protapnya…mudah2an nanti pas ade’nya Daffa bisa optimal deh, secara mo ganti RS atau hunting2 udah bukan waktunya lagi….

      Jadi kanpan nih nambah momongan lagi ?hehe

  5. aku alumni carolus,,,,dan aku pernah belajar jadi konselor asi…emank klinik laktasi carolus oke banget dah,,,,,,

  6. ya bun ,,, saya mau tanya berpa biaya untuk relaktasi ,, biar da pegangan ,,,,, jadi bisa atur budget dari sekarang ,, soalnya saya berencana relaktasi ,,,,,

  7. Aduh sedih banget deh, kemarin ga baca blog ini.
    Mei kemarin lahiran secar di RS BUnda , aku dan suami ngotot minta IMD, bahkan suami berani nungguin di dalam ruangan operasi, sayangnya IMD nya jauh dari sempurna langsung di tempelin ke nenen ku udah gitu cuma yg PD kiri aja yang PD kanan ga dapet kira2 10 menit dan langsung diangkat alasannya bayi nya kedinginan, tau gitu kan kita nego dulu ni sama dokter kalau bayinya diselimuti and di kasih topi supaya alasan kedinginan ga dipakai buat misahin bayi untuk IMD. oh iya room in nya juga harus nunggu 4 jam untuk observasi. memang nya begitu ya prosedur RS? soal ini perlu info lanjut ni.
    alhamdulillah bayiku sudah 4 bulan, sehat dan imoet. Sempetin 1x ke carolus karena ASI sedikit, teknik susuin dan perah memang manjur buat ningkatin produksi Asi. sampai sekarang di kantorku pun tetap merah asi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s